You are currently viewing Tutup Tahfiz Angkatan ke-5, MAN 3 Medan Tekankan Jaga Hafalan

Tutup Tahfiz Angkatan ke-5, MAN 3 Medan Tekankan Jaga Hafalan

Medan (Humas) – MAN 3 Medan melaksanakan penutupan dan pelepasan Program Intensif Tahfizhul Qur’an Angkatan ke-5, Senin (21/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di MAN 3 Medan tersebut diikuti para santri peserta program sebagai bentuk penanda berakhirnya rangkaian pembinaan intensif hafalan Al-Qur’an. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya madrasah dalam memperkuat pembinaan keagamaan dan membentuk generasi yang mencintai Al-Qur’an.

Acara penutupan diisi dengan sejumlah kegiatan keagamaan yang melibatkan para santri. Rangkaian kegiatan antara lain pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh para santri serta doa birrul walidain. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh makna sebagai bentuk rasa syukur atas terselenggaranya Program Intensif Tahfizhul Qur’an Angkatan ke-5.

Program Intensif Tahfizhul Qur’an Angkatan ke-5 secara resmi ditutup oleh Kepala MAN 3 Medan, Dr. H. Burhanuddin, M.Pd. Dalam sambutan dan arahannya, Burhanuddin menyampaikan bahwa program intensif tahfizhul Qur’an akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari program pembinaan peserta didik di MAN 3 Medan. Ia juga mengingatkan para santri agar tidak berhenti menjaga hafalan setelah program berakhir.

“Program ini akan terus berlanjut. Saya berharap para santri tetap menjaga hafalan yang telah diperoleh dan terus melakukan murajaah secara rutin,” ujar Burhanuddin dalam arahannya. Menurutnya, keberhasilan menghafal Al-Qur’an tidak hanya ditentukan oleh banyaknya hafalan, tetapi juga oleh kesungguhan dalam menjaga dan mengamalkannya. Karena itu, para santri diharapkan dapat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai kepala madrasah sekaligus penggagas Program Intensif Tahfizhul Qur’an, Burhanuddin berharap program tersebut dapat terus memberikan dampak positif bagi perkembangan peserta didik. Pembinaan tahfiz diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga membentuk karakter religius, disiplin, dan bertanggung jawab. Keberlanjutan program menjadi bagian dari komitmen MAN 3 Medan dalam menghadirkan pendidikan yang memadukan prestasi akademik dengan penguatan nilai-nilai keagamaan.

 

Dengan ditutupnya Program Intensif Tahfizhul Qur’an Angkatan ke-5, para santri diharapkan terus menjaga hafalan dan meningkatkan interaksi dengan Al-Qur’an. Pelepasan ini bukan menjadi akhir dari proses, melainkan awal bagi para santri untuk melanjutkan perjuangan dalam memelihara hafalan yang telah diperoleh. MAN 3 Medan berkomitmen untuk terus mendukung lahirnya generasi Qur’ani yang mampu menghafal, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan.

Leave a Reply