Medan (Humas MAN 3 Medan) – Dalam upaya membangun karakter peserta didik yang berprestasi dan berakhlakul karimah, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Medan menggelar kegiatan pembinaan peserta didik pada Sabtu (25/7/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan motivasi pendidikan yang disampaikan Kepala MAN 3 Medan, Dr. H. Burhanuddin, M.Pd, serta sosialisasi tata tertib madrasah oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Ibnu Husaini, S.Pd. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta didik sebagai bekal menyongsong proses pembelajaran di madrasah.
Dalam arahannya, Burhanuddin mengajak seluruh peserta didik untuk menjaga semangat belajar dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi setiap tantangan. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh ketekunan, doa, dan kedekatan kepada Allah SWT melalui Al-Qur’an. Ia menekankan bahwa Al-Qur’an harus menjadi pedoman dalam setiap aktivitas sehingga mampu membimbing peserta didik menuju kesuksesan.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh dan jangan pernah kehilangan semangat. Jadikan Al-Qur’an sebagai sahabat dalam setiap kegiatan yang kalian lakukan. Tidak ada yang gagal apabila hidupnya selalu bersama Al-Qur’an, karena di dalamnya terdapat petunjuk, kekuatan, dan jalan menuju keberhasilan,” pesan Burhanuddin.
Usai penyampaian motivasi, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi tata tertib madrasah oleh WKM bidang kesiswaan Ibnu Husaini. Ia menjelaskan bahwa seluruh aturan yang diterapkan di MAN 3 Medan disusun sebagai bagian dari pendidikan karakter agar tercipta lingkungan belajar yang aman, tertib, nyaman, dan mencerminkan nilai-nilai Islami. Menurutnya, tata tertib bukan sekadar aturan, melainkan pedoman yang membentuk kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sosialisasi tersebut, Ibnu Husaini memaparkan empat kategori utama pelanggaran, yaitu Kode K (Kedisiplinan dan Kerapian) yang mengatur ketepatan waktu, kerapian seragam, dan penampilan peserta didik; Kode E (Etika dan Proses Belajar) yang menekankan pentingnya menjaga adab selama pembelajaran, termasuk membawa Al-Qur’an dan sajadah serta menjunjung tinggi kejujuran akademik; Kode D (Digital dan Teknologi) yang mengatur penggunaan gawai secara bijak dan melarang cyberbullying maupun konten yang merusak citra madrasah; serta Kode S (Ketertiban Sosial dan Moralitas) yang mengatur perilaku sosial peserta didik, seperti larangan merokok, membolos, judi daring, hingga perundungan.
Ibnu Husaini berharap seluruh peserta didik dapat memahami setiap ketentuan yang berlaku dan menjadikannya sebagai bagian dari proses pembentukan karakter. “Madrasah ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga disiplin, bertanggung jawab, berakhlak mulia, serta mampu menjaga nama baik diri, keluarga, dan madrasah di mana pun berada,” ujarnya.
Melalui kegiatan pembinaan ini, MAN 3 Medan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pada pembinaan akhlak dan karakter. Dengan semangat belajar yang tinggi, kedisiplinan yang kuat, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, diharapkan seluruh peserta didik mampu tumbuh menjadi generasi Islami yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
