Medan (Humas) — MAN 3 Medan menggelar seleksi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat madrasah pada 28 dan 29 Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di MAN 3 Medan sebagai tahap awal untuk menjaring siswa terbaik yang akan menjadi wakil madrasah pada kompetisi tingkat selanjutnya. Seleksi OMI diikuti oleh siswa-siswi yang dinilai memiliki kemampuan dan potensi pada bidang masing-masing. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya MAN 3 Medan dalam mengembangkan potensi akademik dan kompetensi peserta didik.
Seleksi OMI tingkat madrasah tahun 2026 melombakan tujuh bidang, yaitu Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, Geografi, dan Riset. Setiap peserta mengikuti seleksi sesuai dengan bidang yang menjadi kompetensi dan potensi yang dimilikinya. Ketujuh bidang tersebut dipilih untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik dalam menunjukkan kemampuan akademik, keterampilan berpikir kritis, serta kemampuan melakukan riset. Melalui kompetisi ini, para siswa diharapkan dapat terus meningkatkan kemampuan dan prestasi mereka.
Peserta seleksi merupakan siswa-siswi MAN 3 Medan yang sebelumnya telah dianggap memiliki
kemampuan di bidangnya masing-masing. Mereka mengikuti proses seleksi untuk membuktikan kemampuan dan kesiapan dalam menghadapi kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi. Pelaksanaan seleksi dilakukan melalui tahapan penilaian sesuai dengan bidang yang diikuti oleh masing-masing peserta. Dari proses tersebut, akan dipilih tiga peserta terbaik untuk mewakili MAN 3 Medan pada seleksi tingkat kabupaten/kota.
Tiga peserta yang berhasil lolos dari seleksi tingkat madrasah selanjutnya akan mengikuti seleksi OMI tingkat kabupaten/kota. Seleksi pada tingkat tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7–8 September 2026. Para peserta terbaik akan dipersiapkan untuk menghadapi persaingan yang lebih luas dengan membawa nama MAN 3 Medan. Madrasah juga diharapkan dapat terus memberikan dukungan dan pembinaan kepada peserta yang berhasil melaju ke tahap berikutnya.

Kepala MAN 3 Medan, Dr. H. Burhanuddin, M.Pd, menyampaikan bahwa pelaksanaan seleksi OMI menjadi sarana penting dalam menemukan dan mengembangkan potensi terbaik peserta didik. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan untuk memilih siswa yang akan mengikuti kompetisi, tetapi juga untuk membangun semangat belajar, kerja keras, dan sportivitas. Ia berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian seleksi dengan penuh tanggung jawab dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kompetisi, menurutnya, harus menjadi motivasi bagi siswa untuk terus meningkatkan kualitas diri.
“Melalui kegiatan OMI ini, kita ingin memberikan kesempatan kepada siswa-siswi MAN 3 Medan untuk mengembangkan potensi dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Kami berharap seleksi ini dapat menghasilkan peserta yang siap berkompetisi pada tingkat kabupaten/kota dan membawa prestasi bagi madrasah,” ujar Dr. H. Burhanuddin, M.Pd. Ia juga menekankan pentingnya kerja keras, kedisiplinan, dan semangat belajar dalam meraih prestasi. Seluruh peserta diharapkan dapat menjadikan kegiatan ini sebagai pengalaman berharga untuk terus berkembang.
Pelaksanaan seleksi OMI dilakukan sebagai bagian dari proses penjaringan peserta terbaik secara bertahap, mulai dari tingkat madrasah hingga ke tingkat berikutnya. Dengan melibatkan siswa yang memiliki potensi pada tujuh bidang kompetisi, MAN 3 Medan berupaya menyiapkan wakil terbaik secara optimal. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi madrasah yang unggul, berprestasi, dan memiliki daya saing. Melalui semangat kompetisi yang sehat, MAN 3 Medan terus berkomitmen mendukung pengembangan potensi dan prestasi peserta didik.
